Last updated on Juli 30th, 2017 at 01:25 pm

HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah sebuah protokol komunikasi yang ada diinternet yang menghubungkan antara client dengan server dalam hal ini antara web browser dengan web server dengan dilengkapi protokol kemanan tambahan Secure Socket Layer (SSL) atau Transport Layer Security (TLS) untuk menjaga keamanan data selama proses komunikasi terjadi.

SSL dan TLS merupakan salah satu protokol pada jaringan komputer yang dapat menjaga kerahasiaan data yang dikirim oleh suatu client ke server ataupun sebaliknya  sehingga pihak ketiga tidak akan bisa membaca data tersebut selama proses komunikasi antar client dan server.

Protokol Secure Socket Layer dan Transport Layer Security Inilah yang membedakan HTTPS dengan HTTP, dimana protokol HTTP dalam mengirimkan data dari client ke server atau sebaliknya tidak dilakukan enkripsi pada data sebelumnya. Sehingga ada peluang pihak ketiga untuk membaca data selama proses komunikasi tersebut.

Pada kesempatan ini, sasambo Design | Jasa desain website Lombok Sumbawa akan coba membahas kelebihan dan kekurangan HTTPS. Website seperti apa yang sebaiknya menggunakan dan yang tidak perlu menerapkan protokol tersebut.



Tiga Tingkatan Pengamanan SSL

 

Secure Socket Layer (SSL) memiliki tiga tingkat pengamanan untuk menjamin keamanan data selama proses komunikasi terjadi.

  • Authentication: Memastikan bahwa pesan yang diterima berasal dari client yang tepat
  • Confidentiality: Melindungi pesan dari suatu usaha pembacaan oleh penerima yang tidak berhak disepanjang perjalanannya.
  • Integrity: Memastikan bahwa pesan asli, tidak mengalami perubahan dalam perjalanannya.

Dengan tiga tingkat keamanan ini, menjadikan protokol HTTPS sebagai protokol yang harus dimiliki oleh setiap website yang mengirimkan data-data sensitif seperti username, password, PIN dan lain sebagainya.

Bagi pengguna blogger.com atau wordpress.com, protokol https sudah bisa diaktifkan secara langsung dan GRATIS. Tapi bagi yang menggunakan hosting sendiri, Anda diharuskan mendaftar protokol HTTPS terlebih dahulu pada otoritas penyedia sertifikasi SSL dengan mengeluarkan beberapa biaya sewa tergantung type SSL yang dibutuhkan.

Badan penyedia otoritas sertifikasi SSL diantaranya adalah :

  • Symantec
  • Comodo Group
  • Global Sign
  • dan lain sebagainya

Berbicara masalah keamanan website, pada postingan sebelumnya pernah dibahas beberapa postingan terkait, diantaranya adalah :

Kelebihan dan Kekurangan HTTPS

 

Penggunaan protokol https saat ini sangat disarankan, mengingat semakin rentannya pembajakan/pencurian informasi (Hacking). Berikut adalah Kelebihan dan kekurangan HTPPS.

Kelebihan HTTPS

  • Keamanan : Seperti yang dijelas sebelumnya, HTTPS menggunakan protokol SSL dimana terdapat tiga tingkat pengamanan yang akan menjamin keamanan data selama proses komunikasi terjadi antara client dengan server.
  • Lebih Terpercaya : Dengan keamanan yang terjamin, tentu akan berimbas langsung kepada tingkat kepercayaan pengunjung atau konsumen bagi website ecommerce. Orang tidak akan ragu untuk mengirimkan data diri dan data sensitif lainnya ke web server.
  • SEO : Tak bisa dipungkiri, akhirnya mesin pencari akan lebih mengutamakan website yang keamanannya terjamin untuk ditampilkan pada halaman hasil pencarian, yakni website yang sudah dipasangkan protokol ssl. Google sebagai raksasa search engine juga telah mengeluarkan pernyataannya terkait diutamakannya website yang menggunakan protokol HTTPS.

Kekurangan HTTPS.

  • Website Lebih Lambat : Pada website yang memiliki kualitas hosting bagus, penggunaan HTTPS tentu terasa tidak akan memperlambat website anda sama sekali. Tapi bagi website yang menggunakan server hosting standar, tentu akan berpengaruh pada kecepatan akses website. Tiga layer keamanan akan menjadi proses tambahan sebelum data bisa ditampilkan ke client, dan tentunya ini juga akan membutuhkan waktu tambahan juga.


  • Pengunjung Website Menurun : Penurunan penunjung bisa bersifat sementara, bisa juga bersifat tetap. Mesin pencari akan melakukan reindex setelah pemasangan protokol HTTPS, sehingga terjadi penurunan visitor website sementara. Jika didalam website yang dipasangkan protokol HTTPS terdapat script atau gambar yang di-load dari sumber bukan protokol HTTPS, maka ketika website tersebut diakses oleh client, akan muncul peringatan bahwa website tersebut tidak secure, bahkan ada yang sampai tidak bisa dibuka, karna client harus melakukan konfirmasi sertifikat terlebih dahulu. Ini tentu akan mengakibatkan pengunjung akan pergi sebelum sempat membuka website tersebut. Jumlah kunjunganpun menjadi anjlok.
  • Dukungan Browser : Hampir setiap browser memang sudah mendukung protokol HTTPS, tapi bagi pengguna yang masih menggunakan browser versi lama, tentu akan kesulitan mengakses website yang menggunakan protokol HTTPS.
  • Biaya Tambahan : Dengan menggunakan protokol HTTPS, berarti anda harus membayar biaya tambahan yang lumayan mahal, tergantung jenis SSL yang anda gunakan.

Kapan Harus Menggunakan Protokol HTTPS

 

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan HTTPS, anda bisa menarik kesimpulan perlu dan tidaknya menerapkan protokol tersebut pada website Anda. Jika anda memiliki website bisnis, jual beli atau website Ecommerce, penggunakan protokol HTTPS sangat disarankan, karna selain untuk keamanan data pelanggan, meningkatkan, kepercayaan konsumen, ternyata penggunakan protokol SSH juga bagus untuk SEO website.

Demikian pembahasan kelebihan dan kekurangan HTTPS, jika anda menyukai tulisan ini, jangan lupa untuk like fanpage facebook sasambo design. Jangan sungkan untuk melayangkan pertanyaan anda seputar materi postingan ini atau materi lain seputar website jika ada yang kurang jelas dan butuh pencerahan. Terimakasih

 

Pin It on Pinterest

Share This