Last updated on Juli 30th, 2017 at 01:27 pm

Apakah anda sedang berhadapan dengan error 403 Forbidden pada situs wordpress anda? Ini merupakan salah satu dari beberapa error di wordpress yang sangat menjengkelkan. Error 403 menjadikan pemilik website seperti kehilangan kontrol terhadap website mereka.

Error 403 muncul karena server tidak memberikan ijin akses kepada suatu halaman pada sebuah website. Error 403 ini bisa disebabkan oleh banyak faktor dan jenisnya juga bisa berbeda-beda.




Berikut adalah beberapa jenis error 403 yang biasa terjadi.

  1. 403 Forbidden – Error saat mengakses halaman login dan wp-admin
  2. 403 Forbidden – Ketika proses pemasangan (Install) WordPress.
  3. 403 Forbidden error ketika mengakses suatu halaman
  4. 403 Forbidden error full. Anda sama sekali tidak bisa mengakses website, baik dari sisi admin, maupun dari sisi visitor.

Penyebab Error 403 Forbidden

Penyebab paling umum Error 403 Forbidden adalah kesalahan pada konfigurasi plugin keamanan yang terpasang pada wordpress. Banyak Security plugin salah dalam memblock IP address, sehingga pengunjung atau bahkan admin yang IP Address-nya di blog, tidak akan bisa mengakses website tersebut.

Selain dari sisi plugin, error 403 juga bisa disebabkan oleh system keamanan yang berada pada cpanel  hosting yang digunakan.

Peneyebab error 403 yang lain adalah file .htaccess yang corupt, atau bisa juga karna hak akses file (File Permission) yang berubah pada server.

Untuk diketahui, Semua folder pada server website Anda harus memiliki Filre permission 744 atau 755 dan Untuk semua File harus memiliki File Permission 644 atau 640.

Cara Mengatasi Error 403 Forbidden

Sebelum memulai, saya sarankan untuk membackup file situs wordpress anda terlebih dahulu. Bila perlu buatlah fullbackup, untuk berjaga-jaga jika terjadi suatu hal yang nantinya bisa menyebabkan kehilangan file dan database.

Mengatasi Error 403 karna Plugin

Jika error disebabkan oleh plugin keamanan. Cobalah untuk me-nonaktifkan plugin keamanan yang anda pakai tersebut.

Setelah plugin tersebut tidak aktif, coba akses website anda, jangan lupa, terlebih dahulu membersihkan cache browser yang anda gunakan, atau jika tidak, Anda bisa membuka website anda pada private browser.

Jika error masih muncul, non aktifkan semua plugin. Karna error juga bisa disebabkan karna konflik antara plugin yang terpasang.

Akses situs wordpress anda kembali, jika masih muncul error yang sama, coba atasi dengan cara dibawah berikut.

Mengatasi Error 403 karna System Keamanan di Cpanel

Jika error disebabkan karna security system dari cpanel hosting anda, coba periksa fitur modsecurity pada cpanel Anda tersebut.

Error karna modsecurity di cpanel, mirip dengan error yang disebabkan karna konfigurasi yang salah pada plugin keamanan.

Buka Capnel masukkan username dan password yang diberikan penyedia hosting, kemudian pada tab security pilih menu Modsecurity.

Mengatasi error 403 Forbidden pada wordpress

Pilih modsecurity pada menu security di cpanel anda.



Tekan tombol “off” untuk mematikan modsecurity pada list domain yang anda gunakan. seperti terlihat pada gambar dibawah berikut.

Mengatasi error 403 Forbidden

Klik tombol “off” untuk mematikan medsecurity pada nama domain.

Catatan : Jika anda tidak sedang mengedit tampilan halaman, atau ketika tidak malakukan edit kode pada konfigurasi tema yang anda gunakan, sebaiknya fitur ini dihidupkan untuk mempertebal system keamanan pada situs wordpress anda.

Mengatasi Error 403 karna file .htaccess yang corupt

File .htaccess merupakan file tersembunyi, sehingga anda perlu mengaktifkan mode “show hidden file” pada system folder server anda.

Masuk ke cpanel hosting anda, selanjutnya buka folder tempat instalasi wordpress berada, rubah pengaturan file untuk menampilkan file tersembunyi. Setelah file .htaccess anda temukan, langsung saja delete file tersebut.

Coba sekarang akses situs anda kembali, jika error telah hilang, maka benar bahwa file .htacces tersebutlah yang corupt.

Jika error masih membandel, coba periksa File Permission file wordpress anda. Pastikan file Permission sudah di stel dengan benar, seperti yang saya sebutkan diatas. Untuk Folder 744 atau 755 dan untuk file 644 atau 640.

Caranya, klik kanan pada file dan folder yang ingin dirubah file permission-nya. Klik file permission, maka akan muncul pengaturan seperti gambar dibawah berikut.

Merubah file permission

Merubah file permission pada sebuah folder

Klik tombol ok untuk menyimpan pengaturan. Lakukan untuk semua file yang ada pada folder situs anda.

Coba sekarang akses situs anda, seharusnya sekarang Error 403 forbidden sudah tidak muncul lagi.

Itu dia tadi tutorial cara Mengatasi Error 403 Forbidden pada WordPress. Nantikan tutorial lain yang lebih menarik di Blog sasambo Design | Jasa desain Website di Lombok dan Sumbawa, jika ada yang ingin ditanyakan, silhkan tinggalkan pesan pada kolom komentar.

Jika anda menyukai tulisan ini, jangan lupa untuk like fanpage facebook kami. Salam, terimakasih

Pin It on Pinterest

Share This