Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi pengalaman menggunakan VPS (Virtual Private Server). Barangkali postingan ini nantinya bisa bermanfaat bagi siapa saja yang memiliki rencana untuk beralih dari share host ke VPS.

Jika Anda sudah memiliki website dengan trafik yang tinggi, atau memiliki website bisnis dengan penghasilan yang cukup, barangkali sudah saatnya beralih ke VPS jika sebelumnya masih menggunakan Share Host.

Ada banyak kelebihan yang didapatkan dengan menggunakan VPS, seperti bandwidth yang tentunya lebih besar dan tidak terbagi dengan pengguna lain, space yang juga rata-rata lebih besar, Privasi data, dan lain sebagainya.

Walaupun pada beberapa penyedia layanan share host, ada yang menawarkan bandwidth dan space unlimited, tapi ketika dibagi dengan ribuan pengguna, apalagi pengguna dengan trafik website yang rata-rata tinggi, tentu akan menjadi masalah serius pada kecepatan akses website anda.

Pilihan Paket VPS

Ada banyak pilihan paket VPS yang ditawarkan para penyedia jasa, mulai dari memory, space, bandwidth dan lain-lain. Akan tetapi pada dasarnya ada dua pilihan penting yang harus anda pertimbangkan dengan baik, yakni manage VPS dan Unmanage VPS.

Jika ada tidak ada basic dengan web server, barangkali lebih bijak jika anda memilih paket VPS yang dikelola, tentunya dengan ketentuan, harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membayar jasa  instal, konfigurasi, dan maintenance server website Anda.

Sebenarnya tidak butuh waktu lama untuk belajar me-manage sebuah server website, tapi sangat tidak disarankan jika melakukan coba-coba pada server dimana website anda di hosting, ada resiko server error, bahkan bisa kehilangan data, dan permasalah gawat lainnya.

Bagi Anda yang memiliki dasar tentang web server, anda tidak perlu kursus private tambahan, ada banyak sekali artikel dan diskusi di forum-forum yang membahas berbagai permasalahan yang akan anda hadapi, jadi anda tidak perlu khawatir akan mengalami kesulitan.

Permasalahan Yang Saya Dihadapi

Ada beberapa permasalahan awal yang saya dapatkan ketika baru menggunakan VPS, seperti:

  1. Pilihan Aplikasi Webserver. Ada banyak sekali pilihan aplikasi web server yang bisa digunakan, mulai dari yang gratis sampai bayar ratusan dolar, sehingga membuat saya sedikit kebingungan dalam menentukan pilihan. Sebagai contoh untuk server linux saja, ada aplikasi seperti Cpanel, Webuzo, Webmin, Plesk, ISPconfig, Ajenti, Open Panel, Zpanel, VestaCP, dan masih banyak lagi.
  2. Permasalahan Pada Mail Server, dimana Email tidak bisa terkirim ke Google Mail
  3. Beragam Error proses migrasi website dari server lama. Database error, konfigurasi virtual server dan lain sebagainya.
  4. Permasalahan SSL. Pada beberapa website yang sebelumnya menggunakan SSL (protokol https) tentu anda harus menyediakan sertifikasi SSL pada server baru anda.
  5. Dan beberapa permasalahan ringan lainnya.

Untuk detail permasalahan diatas, rencananya saya akan bahas satu persatu dalam postingan berbeda, tapi jika ada dari Anda yang mengalami permasalahan serupa, bisa menghubungi saya, barangkali saya bisa berbagi informasi dan solusi (Tenang saja, konsultasi gratis tanpa pungut biaya). Sekian Wassalam.

Pin It on Pinterest

Share This